Risa Saraswati Dengan Ke5 Sahabat Tak Kasat Matanya
28Jan

Risa Saraswati Dengan Ke5 Sahabat Tak Kasat Matanya

Penggemar film atau cerita horor ?  sudah pasti kalian kenal dengan sosok cantik bernama Risa Saraswati. Dimana dia merupakan seorang wanita canik yang memiliki kelebihan dalam melihat sosok “huntu” atau sosok yang tidak bisa kita lihat dengan kasat mata begitu saja. Dalam kesempatan ini, Risa sendiri sudah sering menerbitkan beebrapa karyanya yang akhirnya di buatlah film dari karya tulisnya itu. Bedanya Risa dengan yang lainnya adalah cerita yang diambil atau dibuat di dalam bukunya itu berdasarkan kisah nyata yang dilalui oleh Risa sendiri maupun anggota keluarganya itu.

Bagi kalian yang tahu Risa, kalian juga pasti sering menontong youtubenya sbobet88 yang bernama “Jurnal Risa”. Dimana video ini selalu masuk trending di youtube dan didalam video tersebut tak jarang ke 5 sahabatnya ini pun kerap kali diajaknya ngobrol bersama. Nah, bagi kalian yang belum tahu tentang ke 5 sahabat tak kasat matanya ini, sekarang kalian bisa cek di bawah ini dan bisa juga langsung kalian temukan bukunya di gramedia yang ada di sekitar kalian yah.

5 Buku Horor Karya Risa Saraswati

Dari buku-buku ini kalian bisa temukan jadi satu dalam film Danur 1, Maddah, dan juga SunyaRuri. Mereka masih ada di dalam cerita tersebut loh. Yuk, intip beberapa buku mengenai ke 5 sahabatnya ini.

# Buku Peter

Peter Van Gils ini merupakan sosok yang memiliki karakter tegas serta kuat dari pada sahabat yang lainnya. disini Risa juga bercerita bahwa Peter ini ingin mengagumi sosok papanya.  Peter ini diceritakan sebagai anak kebanggaan dari mamanya dan juga menjadi aib bagi sang papa. Pasalnya, Peter ini memiliki badan yang pendek. Peter ini keturunan asal Belanda yang memang dikenal sangat jahil sekali sosoknya. Peter ini sendiri digamabrkan oleh Risa selalu merindukan mamanya tersebut. hingga malam natal tiba, Peter menonton selalu film yang akhir ceritanya membuat si Peter ini menangis. Inti dari kisah ini adalah Risa ingin memberikan gambaran, bahwa Peter sangat ingin papanya bangga memiliki anak lelaki seperti Peter.

# Buku Hendrick

Tepatnya Hendrick Konnings, di ceritakan oleh Risa Hendrick hidup di tahun 1890an. Hendrick ini bisa dibilang anak yang sangat manja namun juga keras kepala. Walau seperti itu, ia masih menyayangi kedua orang tuanya itu. Namun, dalam cerita Hendrick sendiri bahwa ia merupakan adalah anak tunggal jadi mau tidak mau ia harus menanggung beban dari keluarga Konnings itu sendiri. Walau seperti itu, Hendrick tidak marah harus menanggung beabn keluarganya tersebut. cerita ini mungkin sedikit sedih, namun di dalam buku ini pun Risa masih menonjolkan sisi persahabatan yang kuat dari Hendrick dan Hans.

# Buku Hans

Si jago pembuat kue ini memang sangatlah dekat dengan Risa. Dalam buku ini cerita yang dihadirkan oleh Risa mengenai Hans memang sedikit komplek atau rumit yah. Dimana sedikit cerita mengisahkan bagaimana sosok mamahnya, bagaimana itu sosok omanya yang tinggal berdua dengan Hans saja, dan juga pertemuan Hans dengan sahabat sehidup sematinya yaitu Hendrick. Dalam ceirta ini kalian tidak hanya akan mendapatkan cerita tentang si Hans, namun kalian juga bisa melihat cerita kelurga dia, sosok mamahnya yang sudah terkubur waktu serta kebusukan dari keluarga lawan hidup si Hans.

# Buku William

William Van Kemmen diceritakan sebagai sosok anak kecil namun harus memiliki pemikiran yang dewasa dikarenakan sikon. William ini meamng terlahir kaya, namun hidupnya tidak bahagia. Apalagi dengan sikap mamahnya itu , yang membuat si William anak yang jago bermain biola ini sudah muak dengan tingkah laku Borjuis kala itu. Dengan kata lain, William harus menjadi sesok anak Belanda yang memiliki sifat Arogan. Walau kenyataanya itu berbanding terbalik dengan sifat sesungguhnya yang dimiliki oleh William. Buku yag di tulis Risa ini pun menampilkan sedikit tentang pergolakan hati dari si William ini.

# Buku Janshen

Si kecil dan mungil ini selalu dinantikan dalam tayangan “Jurnal Risa”. Pasalnya sosok ini itu adalah sosok anbak kecil yang ompong serta suka sekali dengan warna Pink walau dia merupakan sosok lelaki. Nama aslinya adalah Jantje Heinrich Janshen, untuk mempermudah ia senang dipanggil Janshen. Disini Risaa menceritakan kisah Janshen dan juga ingin menunjukan bahwa kekejaman di dunia ini tidak pernah memandang bulu korban-korbannya. Salah satunya adalah Janshen yang meamng menjadi saksi kekejaman Jepang pada mereka dan ke 4 sahabat lainnya.

Nah seru kan, ini diambil dari kisah nyata loh. Jika penasaran, kalian bisa langsung cari saja bukunya ya guys di Gramedia terdekat yang ada di wilayah kalian. Sampai Jumpa 😊.